BPBD Bali | Buleleng, 7 November 2026 – Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BTT) sebesar Rp582.500.000 kepada 41 penerima manfaat korban bencana dan musibah di Kabupaten Buleleng. Bantuan diserahkan di Kantor Camat Kubutambahan untuk mendukung perbaikan rumah, pemulihan ekonomi masyarakat, serta perbaikan tempat suci yang terdampak cuaca ekstrem, kebakaran, dan longsor. Dengan penyaluran ini, total bantuan BTT Pemprov Bali untuk Kabupaten Buleleng sepanjang 2026 mencapai Rp5,565 miliar.
Selain membantu warga bangkit pascabencana, Wagub Giri Prasta juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Menjaga alam bukan hanya tentang mencegah bencana, tetapi juga memastikan sumber air tetap terjaga untuk generasi mendatang. Masyarakat didorong menanam pohon dan tanaman penyerap air serta menghidupkan kembali kearifan lokal melalui peran Desa Adat, awig-awig, dan pararem. Sejalan dengan prinsip Palemahan dalam Tri Hita Karana, menjaga keseimbangan alam merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, upaya membangun Bali yang tangguh tidak hanya dilakukan setelah bencana terjadi, tetapi dimulai dari kepedulian kita terhadap lingkungan.








