Berita

Informasi Bencana & Penanganan oleh BPBD se-Bali - Oktober 2026

Berikut infografis data kejadian bencana di Provinsi Bali selama periode bulan Oktober 2026. Data ini dihimpun berdasarkan Peraturan BNPB nomor 7 tahun 2023 tentang petunjuk pelaksanaan standar data kejadian dan dampak bencana yang mencantumkan ambang batas kejadian bencana. Sepanjang bulan Oktober, tercatat 5 kejadian bencana, terdiri atas 4 kekeringan dan 1 kebakaran gedung dan pemukiman. Selain itu, Sebanyak 255 kejadian ditangani sepanjang bulan Oktober 2026 oleh BPBD se-Bali. Berbagai kejadian ini menyebabkan 1.990 KK terdampak kekeringan, 2,5 hektare sawah mengalami kekeringan, 57,71 hektare lahan terbakar, 57 infrastruktur rusak, dengan total estimasi kerusakan mencapai Rp4,4 miliar rupiah. 


Jenis-jenis penanganan meliputi:

- Kekeringan dan distribusi air : 57|25,3%

- Karhutla: 48|21,3%

- Angin Kencang dan Hujan Deras (cuaca ekstrem): 40|17,8%

- Penanganan lainnya (Termasuk PPE): 38|16,9%

- Kebakaran Gedung & Pemukiman: 33|14,7%

- Tanah Longsor: 7|3,1%

- Genangan sementara: 2|0,9%


Hingga Dasarian I Oktober 2026, BBMKG Wilayah III menyatakan wilayah Bali masih mengalami musim kemarau, dimana beberapa wilayah berpotensi mengalami kekeringan meteorologis. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi.


"Ayo bersama kita siap untuk selamat."