Berikut infografis data kejadian bencana di Provinsi Bali selama periode bulan Januari 2026. Data ini dihimpun berdasarkan Peraturan BNPB nomor 7 tahun 2023 tentang petunjuk pelaksanaan standar data kejadian dan dampak bencana, yang mencantumkan ambang batas kejadian bencana. Sepanjang bulan Januari tercatat 12 kejadian bencana. Secara keseluruhan, BPBD se-Bali telah menangani sebanyak 495 kejadian/musibah. Berbagai kejadian ini menyebabkan 2 orang meninggal dan 2 luka-luka, 223 infrastruktur rusak dan kerusakan lahan 70 hektar dengan total estimasi kerusakan mencapai Rp11,97 miliar rupiah.
Jenis-jenis penanganan meliputi:
- Pohon Tumbang 214 (43,23%)
- Tanah Longsor 106 (21,41%)
- Cuaca Ekstrem 85 (17,17%)
- Bangunan Rusak 29 (5,86%)
- Lain-lain 27 (5,46%)
- Kebakaran Gedung & Pemukiman 12 (2,43%)
- Banjir 11 (2,22%)
- Senderan Jebol 7 (1,42%)
- Jalan Jebol 2 (0,4%)
- Gelombang Pasang & Abrasi 2 (0,4%)
Hingga Dasarian III Januari 2026, BBMKG Wilayah III Badung menyatakan Sebagian wilayah Bali memasuki periode musim hujan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
"Ayo bersama kita tingkatkan kesiapsiagaan agar dampak bencana
dapat dikurangi."






