Berita

Sirine Banjir dan Kesiapsiagaan Warga Kota

BPBD Bali | Denpasar, 27 Januari 2026 – Penguatan pelayanan informasi kebencanaan kepada masyarakat terus dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi publik. Salah satunya melalui talkshow “Peran Early Warning System (EWS) dalam Mitigasi Bencana” di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD), yang menghadirkan I Wayan Suryawan dari BPBD Provinsi Bali, bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali dan BPBD Kota Denpasar.


Dalam talkshow tersebut disampaikan penjelasan mengenai pelayanan peringatan dini banjir yang telah diterapkan di sepanjang aliran Sungai Badung. Enam unit sirine EWS banjir dipasang pada lokasi dengan tingkat kerawanan tinggi, aktivitas masyarakat yang padat, serta keterbatasan waktu respon, guna memastikan warga memperoleh informasi yang lebih cepat dan jelas saat potensi banjir terdeteksi.


Melalui dialog yang bersifat edukatif, masyarakat diajak memahami tiga level peringatan dini (Waspada, Siaga, dan Awas) beserta respon yang tepat pada setiap level, agar bunyi sirine tidak menimbulkan kepanikan, melainkan menjadi panduan bertindak secara tenang dan terarah. Penyampaian ini menegaskan bahwa sistem peringatan dini merupakan layanan publik yang perlu dipahami, dimanfaatkan, dan dijaga bersama melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, unsur kewilayahan, dan masyarakat sebagai pihak yang dilindungi.