Berita

Informasi Bencana & Penanganan oleh BPBD se-Bali - September 2026

Berikut infografis data kejadian bencana di Provinsi Bali selama periode bulan September 2026. Data ini dihimpun berdasarkan Peraturan BNPB nomor 7 tahun 2023 tentang petunjuk pelaksanaan standar data kejadian dan dampak bencana yang mencantumkan ambang batas kejadian bencana. Sepanjang bulan September, tercatat 31 kejadian bencana, terdiri atas 22 kekeringan, 8 kebakaran hutan dan lahan serta 1 kebakaran gedung dan pemukiman. Selain itu, Sebanyak 344 kejadian ditangani sepanjang bulan September 2026 oleh BPBD se-Bali. Berbagai kejadian ini menyebabkan 4.541 KK terdampak kekeringan, 15,8 ha sawah mengalami kekeringan, 74,43 ha lahan terbakar, 99 infrastruktur rusak, dengan total estimasi kerusakan mencapai Rp4,5 miliar rupiah. 


Jenis-jenis penanganan meliputi:

- Kekeringan (cuaca ekstrem) : 147 | 42,73%

- Kebakaran Gedung & Pemukiman : 66 | 19,19%

- Karhutla : 60 | 17,44%

- Angin Kencang dan Hujan Deras (cuaca ekstrem) : 53 | 15,41%

- Penanganan lainnya (Termasuk PPE) : 16 | 4,65%

- Gelombang Pasang dan Abrasi : 1 | 0,29%

- Tanah Longsor : 1 | 0,29%


Hingga Dasarian I Oktober 2026, BBMKG Wilayah III menyatakan wilayah Bali masih mengalami musim kemarau, dimana beberapa wilayah berpotensi mengalami kekeringan meteorologis. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi.


"Ayo bersama kita siap untuk selamat."